Server Pusat OFFLINE, UNBK SMP Mapel Matematika Tertunda 17 Menit

 

Pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) Jenjang SMP di hari kedua, Selasa 23 April 2019 mengalami keterlambatan memulai Pelaksanaan Ujian. Hal ini disebabkan oleh Server PUSAT yang masih ber Status OFFLINE di awal waktu pelaksanaan ujian. Hal ini dialami oleh seluruh sekolah pelaksana UNBK khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta.

MTS Muhammadiyah Gedongtengen, selaku pelaksana Ujian UNBK Mandiri, juga mengalami hal serupa. Disaat akan memulai Pelaksanaan ujian, server sekolah masih berstatus STANDBY berwarna biru dan kemudian berubah status menjadi OFFLINE. Meski demikian Seluruh siswa peserta ujian bisa tenang bersabar menunggu Server Online dan Munculnya TOKEN sebagai syarat kunci untuk membuka Soal Ujian Berbasis Komputer. Pada Akhirnya, Seluruh Siswa bisa memulai Ujian pada Pukul 07.47 WIB, atau mengalami keterlambatan memulai ujian sekitar 17 Menit.

BACA JUGA:  Sebelum Masuk Ruang Ujian, Siswa melaksanakan Sholat Dhuha secara bergantian

Hal serupa juga ternyata di alami di daerah lain.

Seorang warganet di Bogor juga menyampaikan hal yang sama. Nurrahmansyah dengan akun @Rahman_hujan menulis: “@Kemdikbud_RI UNBK SMP hari pertama di kab Bogor, semua server offline semua.. Sampai detik ini belum bisa mulai.”

Warganet dari Pandeglang, Yayan Ahmad Dimyati dengan akun @Yand86 juga melaporkan kondisi yang sama. Kondisi server offline juga disampaikan warganet di Jakarta Selatan. Gitaputrid dengan akun @gitaputrid menuliskan kekesalannya, “Jadi kebongkrekan apa yang bikin server UNBK anak-anak SMP di Jaksel pada offline? Inkompetensi siapa yang perlu dipertanyakan nih?”

Agus doank dengan akun @doankagus melaporkan kondisi server yang menurutnya offline se Jawa Barat. “UNBK offline se-Jabar. Moga segera online.. ,” tulisnya.

BACA JUGA:  Hari Pertama Pelaksanaan UAMBNBK, Siswa MTs Gedongtengen mengikuti Ujian dengan Tertib

Kondisi server yang offline juga dilaporkan oleh warganet di Yogyakarta, Banjarbaru, Belitung Timur, Sumenep, Malang, Payakumbuh, Bintan dan seluruh Jawa Barat.

Hingga tulisan ini diturunkan belum ada pernyataan dari Kemendikbud soal server offline yang menurut warganet menghabiskan waktu hingga 30 menit dan terjadi nyaris di seluruh Indonesia.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
EnglishIndonesian